dwptika
writing only leads to more writing (colette)
Jumat, 06 April 2012
Minggu, 18 Maret 2012
Senin, 13 Februari 2012
So, I Married the Anti-fan
Judul : So, I Married the Anti-fan
Genre : Romance, comedy
Kategori: Fiksi, novel terjemahan
ISBN: 978-602-98325-4-9
Tebal : 550 hlmn
Harga :
Terbit : Maret 2012
-dwp-
Genre : Romance, comedy
Kategori: Fiksi, novel terjemahan
ISBN: 978-602-98325-4-9
Tebal : 550 hlmn
Harga :
Terbit : Maret 2012
Sinopsis
Aku tinggal dengan idola paling terkenal se-Korea. Tapi… Aku adalah antifan-nya. H, salah satu bintang pemicu hallyu wave akan tinggal dengan antifan-nya dalam sebuah variety show.
Mr. H: Tentu saja aku bisa menangani antifan-ku. Aku ini pria yang penuh dengan kejutan
Ms. L: Sebagai antifan-nya, aku akan membuka semua rahasia busuknya. Lihat saja nanti
Begitu berita itu keluar, para fans Mr. H segera membentuk pertahanan untuk melindungi idolanya. Dan jika Ms. L melukai Mr. H barang sedikitpun maka mereka tidak segan2 untuk bertindak.
[KUIS] My Antifan Story
Adikku Antifan Terbesarku
Aku memegang 3 tiket konser
perdanaku. Haruskah aku mengirimkan ketiganya? Aku tahu kedua orangtuaku pasti
menantikan tiket ini, inilah gerbang impianku, hasil kerja kerasku dalam 2
tahun ini. Training setiap hari, pelatihan dance, vocal, attitude depan kamera,
dan pelajaran-pelajaran untuk menjadi bintang lainnya. Namun, bagaimana dengan
adikku, akankah dia mau menerimanya?
Sejak kecil kami sangat dekat. Geya
3 tahun lebih muda dariku. Dia anak yang manis dan selalu ceria. Aku sangat
menyayanginya. Kami punya impian, suatu saat aku akan menjadi seorang penyanyi
populer dan ia akan menjadi penulis novel terkenal.
“Kakak, kelak kau akan bernyanyi
dihadapan 1000 penonton, bukan...tapi 5000 penonton! Dan aku akan menjadi
penulis yang novelku dikenal seluruh negeri. Kita akan menggapai mimpi kita
bersama-sama. Benar kan, Kak?” Aku masih ingat Geya mengatakan ini padaku
dengan mata berbinar-binar saat aku menjemputnya sepulang sekolah. Senyum Geya
sungguh menular. Seakan-akan seluruh dunia adalah miliknya dan dia bisa
menggapai semua mimpinya. “Ya, kita akan mewujudkan impian kita bersama-sama,”
kataku sambil tersenyum yang tentu saja memperlebar senyum bahagia Geya.
Aku tahu Geya juga sangat
menyayangiku sebagai kakaknya. Dulu dia selalu mendukungku. Dia sering menunjukkan
hasil karya tulisnya padaku dan aku akan berlatih menyanyi dengan iringan
pianonya. Dia juga selalu mendukungku. Ketika SMA aku pernah akan ikut
kompetisi bernyanyi antar SMA, namun tiba-tiba saja tenggorokanku mengalami
radang sehingga aku tidak dapat bernyanyi dengan baik. Hari-hari sebelum
kompetisi aku menangis, mengurung diri dalam kamar. Aku takut teman-teman dan
guru yang mendukungku kecewa. Aku takut mereka membenciku. Saat itu Geya datang
ke kamarku sambil membawa gitarnya.
Aku ingat dia berkata,”Kakak, kau
ini bodoh! Apa gunanya mngurung diri dalam kamar, itu tidak akan menyembuhkan
tenggorokanmu. Cepat minumlah sari kencur buatan ibu. Lalu kita berlatih.”
Melihatku masih terisak didalam
bantal dia kembali berkata,”Kak, jangan pedulikan kata orang, aku akan selalu
menjadi fans terberatmu! Ayo tersenyumlah, FIGHTING!” Kalimat itu selalu
membuatku tersenyum jika mengingatnya setiap aku mengalami masa-masa yang berat.
Tapi itu sudah lama berlalu,
sekarang tidak sama lagi. Geya sekarang adalah Anti-fans ku. Aku tahu dia orang
pertama yang membuat anti-fan page untuku. Aku tahu dia yang menyebarkan berita
tentang kelakuan-kelakuan burukku. Aku
tahu dia yang kadang mengirimkan teror sms dan telepon kepadaku. Aku sangat
sedih apabila mengingat perbincangan telepon dengannya setahun yang lalu.
“Halo, ini sapa? Aku tidak
mengenalmu,” ucapnya pertama kali saat mengangkat telepon.
“Ge, ini Kak Naya. Jangan tutup
teleponnya,” sahutku buru-buru.
“Aku merasa sudah tidak punya
kakak.”
“Ge, jangan begitu. Aku selalu
meridukanmu. Aku menelepon untuk memintamu menemaniku rekaman untuk album perdanaku.
Aku membutuhkanmu, Ge. Aku butuh support darimu.”
“Untuk apa? Sekarang pasti banyak
orang mencintaimu. Kamu adalah idola besar, kamu terlalu sibuk sehingga mengacuhkanku. Kamu enggak akan membutuhkan orang sepertiku
lagi yang nggak bisa apa-apa.”
“Tapi ge....”
“Kakak, mulai sekarang aku adalah
anti-fans mu,” potong Geya tegas sebelum dia menutup teleponnya. Sejak itu dia
tidak pernah menghubungiku lagi, dia juga tidak pernah mengangkat telepon
dariku. Dia selalu pergi entah kemana ketika ia tahu aku akan pulang kerumah.
Mungkin ini memang salahku. Tiga
tahun lalu aku berangkat ke kota untuk melanjutkan kuliah. Tanpa sepengetahuan
keluargaku, aku ikut audisi bintang dan beruntungnya aku diterima. Aku selalu
sibuk berlatih dan kuliah. Hampir tidak ada waktu luang bagiku untuk berlibur.
Bahkan aku selalu tidak sempat menemui Geya ketika ia datang ke kota untuk
mengunjungiku. Aku kakak yang buruk, idola yang tidak layak menjadi panutan.
Aku terdiam masih menatap ketiga
tiket di tanganku. Dengan satu helaan napas panjang aku tahu inilah
keputusanku. Aku tidak boleh membenci orang yang membenciku. Aku tetap harus
berterima kasih karena mereka selalu memperhatikanku. Apalagi Geya adalah
adikku. Aku mengeluarkan kertas dan pena lalu mulai menulis.
“Geya, maafkan aku. Aku tahu kamu membenciku. Tapi harus kamu ingat aku
akan selalu menyayangimu. Meski kamu bilang kamu anti-fansku, tapi kamu selalu
menjadi idolaku yang aku cintai. Terima kasih atas perhatianmu yang selalu
menjadi semangatku. Datanglah ke konserku, aku menyiapkan sesuatu yang istemewa
untukmu. Fansmu, selamanya.”
Aku lipat surat kecil itu lalu
aku masukkan dalam amplop beserta 3 tiket konserku. Aku tidak tahu adikku akan
datang atau tidak, namun aku hanya bisa berharap. Seminggu lagi dalam konser
itu aku akan menyanyikan sebuah lagu istimewa untuk Geya. Lagu dari sebuah
puisi Geya. Aku harap dia suka dan mau membukakan pintu maaf untukku.
-dwp-
Sabtu, 11 Februari 2012
twitter Super Junior
ini nih twitter anak-anak Super Junior :)
tapi buat yang nggak bisa baca hanguel siap-siap google translate aja deh setiap pengen ngikutin timeline mereka ! *pengalaman* hahahaha...
Kecuali si Siwon, dia yang paling rajin ngtweet pakai bahasa inggris
@donghae861015 (Donghae)
@ryeong9 (Ryewook)
@shfly3424 (Yesung)
@AllRiseSilver (Eunhyuk)
@special1004 (Leeteuk)
@Heedictator (Heechul)
@siwon407 (Siwon)
@ShinsFriends (Shindong)
setauku mereka doang yang ada twitternya dan lumayan rajin update,
kalo temen-temen ada yang tau twitter personil lainnya boleh kasih tau dong :)
tapi buat yang nggak bisa baca hanguel siap-siap google translate aja deh setiap pengen ngikutin timeline mereka ! *pengalaman* hahahaha...
Kecuali si Siwon, dia yang paling rajin ngtweet pakai bahasa inggris
@donghae861015 (Donghae)
@ryeong9 (Ryewook)
@shfly3424 (Yesung)
@AllRiseSilver (Eunhyuk)
@special1004 (Leeteuk)
@Heedictator (Heechul)
@siwon407 (Siwon)
@ShinsFriends (Shindong)
setauku mereka doang yang ada twitternya dan lumayan rajin update,
kalo temen-temen ada yang tau twitter personil lainnya boleh kasih tau dong :)
Jumat, 10 Februari 2012
Kenapa Super Junior Adalah Super Entertainer
Sudah beberapa bulan terakhir ini
aku lagi suka sama boyband fenomenal dari Korea Selatan, Super Junior. Sebenarnya
sudah sejak SMA dulu mulai kenal boyband ini. Masih inget dulu awal-awal taunya
gara-gara lagu ‘sorry-sorry’. Tapi gak
tau kenapa hebohnya di aku baru 4-5 bulan terakhir ini. Hahaha...
Yah, bukan karena cakep doang
mereka booming banget... mendunia. Tapi menurutku mereka emang layak menyandang
gelar sebagai entertain sejati. Nggak cuma nyanyi dengan nada kesana-kemari
sambil joget-joget seperti boyband-boyband yang sedang menjamur di Indonesia
saat ini. Mereka mempunyai kualifikasi-kualifikasi untuk menjadi Super Entertainer.
Ini nih alasanku menyebut mereka
layak disebut Super Entertainer.
1.
Super Junior ada bukan melalui jalan pintas.
Masing-masing anggotanya punya kualifikasi istimewa untuk dapat bergabung
dengan boyband ini. Meraka melalui tahap audisi dengan menyingkirkan ribuan
peserta audisi lainnya, lalu menjalani pelatihan dalam karantina selama
bertahun-tahun sebelum akhirnya mereka debut dan sekarang menjadi sangat
populer.
2.
Berdasarkan pengamatanku dalam video-video
perform live mereka (thanks for youtube J), mereka adalah tipe pekerja keras yang selalu
berusaha tampil all out dalam setiap penampilan mereka untuk menyajikan
penampilan terbaik bagi para penonton.
3.
Super Junior begitu menghargai fans-fansnya
(baca: ELF).
4.
Kebanyakan dari mereka adalah orang-orang yang
apa adanya dan nggak jaim. Penilaian ini aku berikan setelah melihat banyak
reality show yang ada mereka (Full House, Dream Team, EHB, Intimate Note, etc).
Sehingga tiap ada kehadiran mereka dalam suatu acara reallity show maka hampir
dipastikan mereka mampu menghidupkan suasana dalam setiap tingkah-polah dan
perkataannya.
5.
Karena mungkin mereka telah bertahun-tahun
bersama, beraktivitas bersama, tinggal dalam apartemen yang sama, maka mereka
jadi sangat care satu sama lain. Udah bener-bener kaya sebuah keluarga. Nggak
jarang mereka saling memperlihatkan kasih sayang mereka secara publik dengan
cara misalnya pelukan. Well, bagi yang belum paham bakal ngira yang
nggak-nggak, kaya mereka homo-lah. Tapi aku yakin mereka cowok-cowok tulen! Hahaha.
Ya, kaya kalian memperlihatkan kasih sayang ke adek atau kakak, itu kan
bener-bener hal yang normal. Apalagi di Korea kayanya budaya untuk menunjukkan
bentuk kasih sayang pada orang yg kita sayangi (nggak cewek, nggak cowok) itu
begitu lumrah.
6.
Mereka adalah sosok multi talend dengan
spesialisasi masing-masing
Ø
Master vocal : Yesung, Kyuhyun, Ryewook
Ø
Master dance : Eunhyuk, Donghae, Sungmin, Hangeng
Ø
Acting : Siwon, Kibum, Heechul
Ø
MC : Leetuk, Shindong
Bukan berarti saat aku melabeli ‘Master’ berarti
mereka hanya mampu dibidang tersebut. Tapi mereka juga bisa di bidang yang
lain. Misalnya, baru-baru ini Donghae juga jadi pemeran utama dalam suatu dram
taiwan bareng Siwon, selain itu Kyuhyun juga mulai meningkat kemampuan
dance-nya sejak hengkangnya Hangeng beberapa tahun lalu (aku yang g seberapa
paham dengan kasus ini) karena Kyuhyun harus nggantiin Hangeng dalam
koreografer Super Junior M
7.
Masing-masing personil memiliki karakter yang
unik.
Ø
Donghae : Dikenal sebagai ‘goodboy’ oleh para hyung-nya, Donghae ini sangat care
dengan teman-temannya, meski kadang bisa bertingkah kaya anak kecil. Seperti
pernyataan Kyuhyun, "Aku
merasa terhormat untuk mengetahui Donghae Hyung, tapi ketika aku bersama dia,
aku merasa seperti aku hyung-nya.” Donghae ini tipe yang lovable :)
Ø
Kyuhyun : Dia adalah magnae (si bungsu) tapi kadang malah tidak tampak seperti si bungsu
karena doyan banget ngerjain para hyung-nya
lalu saat hyung-nya mulai marah ia
akan pasang tampang innocentnya sebagai magnae.
Ceplas-ceplos dalam berkata dan punya lidah yang tajam.
Ø
Eunhyuk : Dikenal sebagai dancing machine Super Junior. Namun karena dia punya tampang konyol
dan pemikiran yang lugu/polos, eunhyun sering menjadi objek bully anggota lainnya. Selain itu juga
karena dia adalah anggota yang paling cengeng. hehe
Ø
Siwon : Dia adalah cowok paling gentleman di
Super Junior. Doyan fitnes dan selalu sopan terutama pada orang-orang yang
lebih tua darinya. Selain itu dia adalah sosok yang paling agamis yang selalu
baca Alkitab pada pagi hari dan rajin ke Gereja setiap minggu. Huhuhu....envy
ma keagamisannya :p
Ø
Heechul : si Cinderella
karena wajahnya yang sangat cantik.
Coba nonton Intimate Note deh, pas Hee didandani cewek! Whoaa...cantik banget!
Tapi menurutku Heechul ini malah orang yang kasar, sensitif, dan mudah marah.
Tapi gokil abis !
Ø
Ryewook : Meski tampangnya innocent sehingga
kadang cenderung kelihatan lemah, tapi diam-diam menghanyutkan. Coba jahilnya
diduetin ma Kyuhyun, beuh...nggak akan ada yang bisa ngatasi.
Ø
Sungmin : model-model mukanya kaya cewek. Hahaha.
Tapi ternyata dia jago material arts loh... Liat reality show Dream Team deh,
waktu dia mraktekin alat apa itu (gak tahu namanya) kaya Bruce Lee.
Ø
Kangin : Dia selalu sok paling macho, sok paling
laki. Tapi kalau sudah ngomong, berkomentar, puaaanjang banget, cerewet -___-
Ø
Kibum : Dia menurutku adalah yang paling pendiam
di Super Junior. Jarang ngomong dan selalu cuek bebek. Yang paling jaim, dan
selalu berusaha kelihatan paling cool.
Ø
Yesung : Suaranya bagus banget. Dia menurutku
yang paling jago nyanyi di Super Junior. Meski mukanya kelihatan pendiam dan
kaya anak kecil, tapi kalau sudah ngomong susah banget distop. Selain itu
geraknya juga ekspresif banget. Liat EHB deh, pasti dibikin ngakak-ngakak =))
Ø
Shindong : Badannya paling besar di Super
Junior. Meski begitu dia bisa gerak lincah dan atraktif saat ngedance lhoo...
Jangan dikira Shindong ini yang paling banyak makan di Super Junior (itu
Eunhyuk!)
Ø
Leetuk : Ini dia bapak leader yang baik. Yang
paling tua di SuJu. Benar-benar leader yang baik, seperti sosok ayah yang
selalu mengayomi anak-anaknya. Bahkan sebelum ayah Donghae meninggal beliau
sempat menitipkan Donghae pada Leetuk, “Our little Donghae,
tolong dijaga karena aku gak bisa menjaganya lagi. Tolong berjanji jaga dia.
Dia adalah anak yang baik dan kau adalah Hyung yang baik untuknya “
Ø Hangeng : satu-satunya Member dari Cina ini udah hengkang dari SuJu beberapa tahun lalu gara-gara bermasalah dengan SM Entertaiment, meski begitu anggota-anggota SuJu lainnya masih menganggap dia bagian dari mereka. Hangeng nggak begitu fasih bahasa korea. Dia ini juga pernah menjadi Ballerino lho, keren kan J
Ø Hangeng : satu-satunya Member dari Cina ini udah hengkang dari SuJu beberapa tahun lalu gara-gara bermasalah dengan SM Entertaiment, meski begitu anggota-anggota SuJu lainnya masih menganggap dia bagian dari mereka. Hangeng nggak begitu fasih bahasa korea. Dia ini juga pernah menjadi Ballerino lho, keren kan J
-dwp-
Kamis, 09 Februari 2012
THE POWER OF SIX
Penulis : Pittacus Lore
Penerbit : Mizan fantasi
Jenis : Novel fantasi terjemahan
Seri kedua dari THE LORIEN LEGACIES ini dibawakan sedikit berbeda dengan seri pertamanya, I Am number Four. Dalam novel ini menceritakan dua sisi kehidupan Garde di dua belahan dunia yang berbeda. Salah satunya melanjutkan kisah petualangan John Smith bersama kedua temannya, Nomer Enam dan Sam, yang telah ditetapkan sebagai buronan internasional akibat peristiwa ‘penghancuran’ sekolah (baca seri I Am Number Four). Sedangkan cerita lainnya adalah tentang si nomor Tujuh yang sedang berada di sebuah pelosok desa di Spanyol Utara.
Penerbit : Mizan fantasi
Jenis : Novel fantasi terjemahan
Seri kedua dari THE LORIEN LEGACIES ini dibawakan sedikit berbeda dengan seri pertamanya, I Am number Four. Dalam novel ini menceritakan dua sisi kehidupan Garde di dua belahan dunia yang berbeda. Salah satunya melanjutkan kisah petualangan John Smith bersama kedua temannya, Nomer Enam dan Sam, yang telah ditetapkan sebagai buronan internasional akibat peristiwa ‘penghancuran’ sekolah (baca seri I Am Number Four). Sedangkan cerita lainnya adalah tentang si nomor Tujuh yang sedang berada di sebuah pelosok desa di Spanyol Utara.
John Smith dengan mengendarai mobil ayah Sam
berpetualang dari kota ke kota untuk menghindari kejaran, baik dari kaum
Mogadorian juga polisi dan agen inteligen Amerika. Dalam pelariannya mereka
semakin disudutkan dalam situasi yang berbahaya, untungnya nomor enam memiliki
pusaka untuk membuat dirinya tidak terlihat sehingga mereka dapat tersamarkan
ketika harus muncul di tempat-tempat umum. Tapi toh mereka juga tidak dapat
terus bersembunyi dengan mengandalkan pusakan Enam. Tetap ada batasan bagi Enam
untuk menggunakan pusakanya.
Dalam pelarian yang berbahaya
Enam dan John Smith juga harus terus mengasah pusaka mereka untuk dapat melawan
para Mogadorian. Ternyata Enam jauh lebih terlatih daripada John Smith,
bagaimana bisa? Pada suatu kesempatan mereka tidak dapat lagi mengelak dari
serangan Mogadorian dan John Smith kehilangan peti Loriennya! Sehingga mereka
memutuskan harus mengumpulkan keenam Garde yang tersisa untuk bertempur melawan
Mogadorian. Namun, bagaimana cara mereka mampu mengumpulkan 4 Garde lain yang
saling terpisah dengan perburuan Mogadorian yang semakin terang-terangan??
Serta bagaimana John dapat menemukan kembali petinya?
Di Spanyol nomor tujuh yang
menyamar dengan nama Marina terdampar dalam suatu biara sekaligus panti asuhan
dengan Cepannya yang telah kehilangan kepercayaan terhadap misi utama mereka
dilarikan ke bumi, yaitu untuk menyelamatkan peradaban bangsa Lorien.
Marina merasa seakan-akan hidup sendiri.
Meski begitu ia terus memantau kemungkinan munculnya Garde-garde lain melalui
berita di internet. Hingga suatu ketika Marina menemukan berita tentang
pelarian John Smith, yang membuatnya kembali percaya bahwa pertempuran melawan
Mogadorian sedang terjadi di luar sana. Marina juga kerap memimpikan seorang
gadis berambut hitam dan bermata badai dengan kekuatan yang tak terbayangkan.
Siapa dia sebenarnya?
Kesendirian Marina dalam biara
sedikit terobati dengan datangnya seorang anak kecil perempuan yang selanjutnya
berteman baik dengannya, membuatnya ingin selalu melindungi Ella, nama anak
itu. Dengan bantuan Ella, Marina berusaha mencari Peti Lorien miliknya yang
sudah lama entah dibuang atau disimpan oleh cepannya, karena ia tahu peti itu
sangat penting. Sebenarnya apa fungsi dari peti itu? Hingga suatu malam Marina
mulai menyadari pusaka istimewanya. Tapi Mogadorian tiba-tiba datang, apakah
ada pengkhianatan di sini?
Novel seri kedua ini mengungkap
lebih banyak fakta-fakta tentang Bangsa Lorien yang mungkin banyak kita
pertanyakan di seri pertama, I Am Number Four. Selain itu konflik-konflik yang timbul juga
semakin banyak dan membuat kita semakin penasaran. Meskipun gaya bercerita
penulis melompat-lompat dari Amerika ke Spanyol, Spanyol ke Amerika, namun
tetap ada benang merah yang menghubungkannya sehingga jalan cerita tetap
menarik untuk diikuti.
Selain itu dalam novel ini juga
terdapat bonus cerita THE LOST FILE, yaitu kisah perjalanan dan perjuangan
nomor Enam sebelum bertemu John Smith. Ternyata kehidupan beratlah yang membuat
Enam menjadi sosok yang tangguh dan hebat. Yang kalau menurutku sih kisah Enam
ini cocok banget untuk diceritakan dalam 1 novel penuh karena ceritanya sungguh
seru dan menegangkan untuk dijabarkan.
Buat yang sudah baca I Am Number
Four pasti penasaran untuk baca The Power Of Six ini. Dan setelah baca The
Power of Six ini efeknya kita pasti jadi nggak sabar nunggu seri ketiganya! Hahaha...
keep wait and see yeah ;) Pittacus Lore aku menunggu seri ketigamu ! :D
-dwp-
"Ingat, walaupun segalanya terasa buruk dan dunia seperti melupakanmu, selalu ada harapan."(The Power of Six)
I AM NUMBER FOUR
Penulis : Pittacus Lore
Penerbit : Mizan fantasi
Jenis : Novel fantasi terjemahan
I am Number Four adalah salah satu novel fantasi yang
menurutku recommended buat dibaca.
Ceritanya seru, menegangkan, dan selalu mengundang penasaran buat terus-terus
membaca untuk menyngkap cerita selanjutnya.
Novel ini mengisahkan tentang alien-alien dari Planet Lorien
yang ‘diungsikan’ ke bumi karena Planet asalnya, Lorien, dibumi hanguskan oleh
bangsa Mogadorian. Bangsa Mogadorian diceritakan adalah kaum dari Planet
Mogadorian yang jahat yang ingin ‘mengkudeta’ planet-planet lain untuk dihuni
karena planetnya sendiri, Planet Mogadorian, sudah tidak layak huni akibat
peradaban yang tidak ramah lingkungan. Yaaah..mungkin penulis berusaha
menggambarkan apa yang dapat terjadi pada bumi kita bila manusia terus
mengeksploitasi bumi secara berlebihan serta kerusakan bumi akibat
polusi-polusi hasil pekerjaan manusia,
seperti apa yang terjadi pada Planet Mogadorian.
Jangan mengira alien dari Planet Lorien serupa makhluk hijau
bermata besar seperti yang sering digambarkan sebagai alien dalam UFO.
Hehehe... Makhluk Lorien serupa dengan manusia, hanya kebanyakan ‘diberkahi’
dengan keistimewaan-keistimewaan khusus macam
superhero yang mereka sebut “Pusaka”. Keistimewaan ini pun berbeda tiap
personnya. 9 anak Lorien terpilih besama masing-masing seorang cepan (pengasuh)
yang dibekali peti Lorien mendarat dengan selamat di bumi.
Namun ternyata Bangsa Mogadorian tetap memburu
makhluk-makhluk Lorien hingga ke bumi untuk memastikan telah membinasakan
semua bangsa dan peradaban Lorien. Kesembilan Garde (bangsa Lorien berpusaka)
dan cepan-cepatnya berpencar keseluruh penjuru bumi untuk menghindari kaum
Mogadorian membunuh mereka kecuali dengan cara berurutan.
Buku ini mengisahkan tentang perjalanan nomor empat, John
Smith, dalam pelariannya dari Mogadorian. Bersama cepannya Henry, dia
berpindah-pindah tempat tinggal, berganti-ganti identitas, hingga pada akhirnya
ia berlabuh di Paradise, Ohio. Di sini ia mulai mengenal Sarah dan mulai merasa
jatuh hati kepadanya. Lebih dari itu John Smith juga mulai mengembangkan
pusakanya yang perlahan mulai bermunculan seiring kedewasaannya. Tapi selaras
dengan kemunculan pusaka-pusaka tersebut, bahaya dari Mogadorian semakin
mengintai. Karena nomor satu, dua, dan tiga telah tiada, John Smith
dikejar-kejar kematian. Akankah ia bertahan? Dengan Pusaka yang belum
sepenuhnya sempurna? Ataukah ia harus kabur lagi meninggalkan Sarah, belahan
hatinya, untuk hidup diburu selamanya?
Dijamin nggak nyesel baca novel ini. Apalagi bagi para
pecinta novel fantasi. Malahan akan dibuat makin penasaran dengan seri-seri THE
LORIEN LEGACIES selanjutnya. Novel ini sudah difilmkan (sepertinya pada tahun
2011 kemarin). Tapi menurutku level keseruannya beda jauh dari novel aslinya.
Banyak beberapa adegan tidak sesuai maupun adegan yang dipotong malah dibagian
seru-serunya. Jadi mending baca novelnya aja deh J
-dwp-
"Cara terbaik mengatasi rasa takut adalah dengan menghadapinya."
(I Am Number Four)
Langganan:
Postingan (Atom)




.jpg)

